
Gumpalannews.com, SIMEULUE - Diduga Dikerjakan asal jadi oleh rekanan dan berpotensi adanya kerugian negara. Plafon Masjid Babul Khair akhirnya ambruk, dan nyaris memakan korban dari para jamaah yang sedang melaksanakan sholat subuh pada Minggu (26/10/2025). Masjid ini terletak di Kecamatan Simeulue Cut Kabupaten Simeulue.
Sejumlah pekerja yang ditemui Gumpalannews.com, senin siang (27/10) menjelaskan tidak hanya plafon depan yang ambruk. Namun, plafon sisi kiri dan sisi kanan di dalam masjid juga sudah mulai terbuka dan berpotensi roboh dalam waktu dekat.
"Untuk plafon yang dalam ini bisa membahayakan jamaah,"kata para pekerja.
Namun, para pekerja mengaku menginisiasi dengan cara mengikat pakai kawat dibeberapa titik agar tidak ambruk.
"Udah mau roboh juga. Tapi untuk sementara waktu kami coba ikat pakai kawat. Mudah-mudahan tahan sementara waktu,"ujar para pekerja.
Proyek ini diduga dikerjakan asal jadi oleh kontraktor, dengan bahan bangunan berkualitas rendah. Sehingga, bangunan plafon pada masjid tersebut tidak tahan dan mengalami ambruk pada minggu pagi. Dilihat Gumpalannews.com rangka yang digunakan untuk plafon terlihat tipis.
Sementara dilihat dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Simeulue.
Masjid ini mulai dibangun tahun 2020 melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, dengan pagu Anggaran Rp. 2.880.000.000 yang dimenangkan oleh CV. Charisma Agung, yang beralamat di Dusun Karya Budi Kel. Suka Karya Kecamatan Simeulue Timur.
Kemudian pada tahun 2021, pembangunan masjid ini kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran Rp. 1.870.000.000,- yang dimenangkan oleh CV. Gelanggang Karya yang beralamat Jln. Teuku Umar Desa Air Dingin Kecamatan Simeulue Timur. Namun, tidak ketahui penyebabnya, proyek ini kemudian batal tender.
Selanjutnya, pada tahun 2022, masjid ini kembali dilanjutkan pembangunannya dengan pagu anggaran Rp. 935.000.000 yang dimenangkan oleh CV. Tuah Alam Gano yang beralamat Jln. Syiah Kuala Lr. Barona Gampong Lamdingin Banda Aceh.
Selanjutnya, pada tahun 2024, pembangunan masjid ini kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran Rp. 467.600.000,- yang dimenangkan oleh CV. Asril Global Citra yang beralamat Jln. T. Panglima Polim No. 149. Penayong Banda Aceh.
Dan untuk tahun 2025, pembangunan masjid ini juga kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran Rp. 467.500.000,- yang dimenangkan oleh CV. Riskibersaudara yang beralamat Jln. Balai Desa Ateuk Munjeng Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh.
Komentar