Seleksi Paskibraka Aceh 2026 Resmi Dimulai, Asisten III Tekankan Integritas dan Disiplin
Asisten III Pemerintah Aceh, A. Murtala, saat mengalungkan secara simbolis tanda pengenal kepada salah seorang peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Aceh Tahun 2026 di Hotel Portola Arabia, Selasa, 5 Mei 2026. Foto: Humas Kesbangpol Aceh.

GUMPALANNEWS I Banda Aceh - Kegiatan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Aceh Tahun 2026 resmi digelar di Hotel Portola Arabia, Selasa, 5 Mei 2026. Acara ini menjadi penanda dimulainya proses penjaringan putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Sekda Aceh melalui Asisten III Pemerintah Aceh, A. Murtala, dalam sambutannya saat membuka acara tersebut menyampaikan seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari proses strategis dalam membentuk generasi muda unggul yang siap mengemban tugas negara.

‎"Peran Paskibraka memiliki makna yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kehormatan dalam mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum sakral peringatan kemerdekaan. Oleh karena itu, proses seleksi harus dimaknai sebagai tahapan pembentukan karakter dan tanggung jawab kebangsaan," tegas Murtala.

‎Ia juga menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal kebanggaan, melainkan amanah besar yang menuntut integritas tinggi, kedisiplinan tanpa kompromi, mental yang kuat, serta loyalitas penuh kepada bangsa dan negara.

‎Dalam arahannya, peserta juga diingatkan bahwa kehadiran mereka di tingkat provinsi merupakan hasil seleksi ketat di daerah masing-masing dan bukanlah sebuah hasil dari proses yang kebetulan. Murtala mengingatkan, capaian tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pembuktian diri yang sesungguhnya.

‎"Tunjukkan kemampuan terbaik. Tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga ketangguhan mental, kecerdasan sikap, serta kekuatan karakter. Disiplin, kejujuran, dan sikap pantang menyerah adalah nilai utama yang harus dijunjung tinggi selama proses seleksi berlangsung," tutur Murtala.

‎Ia menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, kecurangan, maupun tindakan yang mencederai sportivitas. Proses seleksi akan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional, dengan prinsip bahwa peserta yang paling layaklah yang akan terpilih.

‎"Pemerintah Aceh berkomitmen melahirkan anggota Paskibraka yang tidak hanya unggul dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Generasi inilah yang diharapkan mampu membawa nama baik Aceh di tingkat nasional," ujar Murtala.

‎Sementara itu, Kaban Kesbangpol Aceh, Dr. Munawar dalam laporannya menerangkan calon Paskibraka tahun 2026 diikuti oleh 46 peserta yang berasal dari putra putri terbaik Kabupaten/Kota Se-Aceh.

‎"Proses seleksi ini sendiri akan berlangsung selama lima hari, dimulai dari hari ini hingga tanggal 10 Mei mendatang," terang Munawar.


Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini